Kamis, 12 Desember 2013

Aku bosan menjadi bonekamu~

Aku, aku ini seperti boneka.
Bukan karena lucuku.
Tapi karena aku bisa dikendalikan, dan dengan mudah dapat dipermainkan.
Bisa diangkat, dijatuhkan, maupun diapakan itu.
Dan kau, kau yang mengendalikan aku.
Mengendalikan hati, serta fikiranku.
Kau bisa-bisanya datang, dan mudah untuk pergi.
Dan aku, dengan mudaynya pula menerima kau untuk kembali.
Sebenarnya aku ingin pergi, aku bosan jadi bonekamu.
Aku bosan diperlakukan sesukanya.
Aku benci, tapi? Aku? Cinta ini yang membuat aku tertahan disini.
Dikondisi hati yang amat tidak aku sukai.
Kau? Seenaknya saja.
Kau? Pernah terbesit bagaimana aku sakit karena kau?
Karena permainan yang tidak mengenakkan hati ini?
Kau pernah tau? TIDAK!
Kau hanya memikirkan dirimu, kebahagiaanmu, dan apa yang kau suka!
Dan aku? Kenapa kondisiku tak pernah berubah?
Selalu menjadi orang yang terjajah.
Selalu menjadi orang yang tak berdaya.
Tak pernah bisa melepaskan diri dari jerat orang seperti kau!
Ah, aku benci!
Tapi kau tetap tak akan pernah peduli!
Dulu dan sekarang terlalu berbeda.
Terlalu tak aku kenal. Tak seperti kau yang pertama kali aku kenal.
Tak seperti kau yang membuat aku jatuh cinta.
Dulu, aku adalah yang terpenting.
Tapi sekarang? Kata penting itupun aku tak tau seperti apa.
Kau terlalu sering mendatangiku seenaknya saja.
Membuat aku jatuh cinta, membuat aku patah hati seenaknya saja!
Dan aku juga seenaknya saja menerima kau kembali.
Apa itu alasan kau suka datang dan pergi?
Apa karena ketidaktegasanku ini?
Apa karena dia? Lagi-lagi kubawa namanya didalam permasalahan kau dan aku.
Sekarang, kau tak pernah mencoba menjelaskan apa yang terjadi.
Antara kau dan dia!
Berbeda dengan dulu, kau selalu saja takut aku cemburu.
Sekarang cemburuku pun diacuhkan.
Bahkan cemburu pun diacuhkan?
MENYEDIHKAN!
Izinkan aku untuk bisa. Tanpa KAU!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar